lulus tanpa uang

kekurangan dan keuntungan mempunyai suami lebih mudah


Dalam anggapan umum, pasangan suami istri selalu identik dengan suami yang lebih tua daripada istri. Tapi kini makin banyak pasangan yang tak lagi berpatokan ke anggapan tersebut.

Tentunya ada kelebihan dan kekurangan memiliki suami dengan usia yang lebih muda. Dikutip dari ehow, berikut beberapa sisi positif dan negatifnya:

Kelebihan:

1. Lebih Menghormati
Pria yang lebih muda umumnya lebih bisa menghargai kelebihan dan kedewasaan wanita yang lebih tua. Biasanya suami yang lebih muda lebih menghormati dan menghargai sang istri. Dia bisa melihat lebih dalam kelebihan sang istri daripada hanya sebatas faktor umur. Pria yang lebih muda bisa melihat istrinya sebagai orang yang dicintai sekaligus untuk tempat belajar.

2. Lebih berambisi
Pria yang lebih muda biasanya masih dipenuhi oleh ambisi dan tujuan. Semangatnya meraih impian juga akan menular pada Anda. Hal ini juga bisa membuat Anda selalu dipenuhi energi positif untuk bersama-sama mencapai tujuan.

3. Semangat belajar
Rasa ingin tahu dan semangat belajar pria lebih muda masih sangat besar. Termasuk dalam hal bercinta. Mereka tak ragu menjalankan semua pengalaman yang baru bersama Anda. Anda pun akan selalu bersemangat setiap harinya. Pria yang lebih muda umumnya tidak terlalu gengsi untuk bertanya dan meminta petunjuk.

4. Penampilan fisik lebih menarik
Hal ini tidak diragukan lagi. Pria lebih muda secara fisik masih lebih menarik ketimbang yang umurnya lebih tua. Penampilan pasangan lebih muda akan membuat Anda lebih menjaga penampilan karena tak ingin terlihat kurang menarik saat berada disampingnya.

5. Lebih bergairah
Salah satu keuntungan menikah dengan pria yang lebih muda adalah umumnya mereka masih lebih aktif secara seksual ketimbang pria yang lebih tua. Pria yang lebih muda bisa lebih memuaskan hasrat seksual dan mempunyai stamina yang tinggi untuk aktivitas fisik yang bisa membuat pernikahan lebih menyenangkan.

Kekurangan:

1. Komitmen
Seringkali pria yang lebih muda masih kurang pengetahuan mengenai arti komitmen yang sebenarnya. Emosi serta perasaannya pada Anda yang menggebu membuat makna komitmen yang sebenarnya menjadi samar-samar. Seringkali kurangnya komitmen itu bisa menjadi benih potensi konflik dalam pernikahan.

2. Masalah keuangan
Pria yang jauh lebih muda biasanya memiliki pengalaman kerja lebih sedikit dari Anda. Tak jarang kesuksesan Anda justru melebihinya. Sebagai suami yang seharusnya bertanggung jawab penuh akan keuangan dalam rumah tangga, peran suami bisa jadi kurang maksimal. Seringkali justru Anda yang harus bekerja keras untuk membiayai rumah tangga.

3. Stigma
Umumnya kesulitan pernikahan dengan pria lebih muda dipengaruhi stigma yang ada di masyarakat. Wanita yang menikahi pria jauh lebih muda sering dianggap kurang baik. Sebaliknya pria yang memilih wanita jauh lebih tua pun juga dianggap benalu atau mencari keuntungan semata. Hal itu akan menjadi cobaan yang berat bagi Anda dan pasangan.

Namun ingat, semua pilihan pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Yang penting adalah niat dan ketetapan hati Anda untuk menjalani itu semua. Asal Anda berdua sudah punya komitmen yang kuat ketika memutuskan pernikahan, permasalahan apapun pasti bisa dihadapi dengan lebih mudah.

Translate to : by

0 komentar:

Poskan Komentar

SPONSOR WEBSITE

Google Website Translator

Cari Blog Ini

Memuat...